
Sudah lebih dari tiga tahun ini pandemi covid-19 berakhir. Jutaan nyawa sudah melayang, ekonomi negara diambang kehancuran. begitu gawatnya masalah ini virus ini, tidak ada salahnya kita harus tetap waspada dan menjaga kesehatan paru-paru dengan mengonsumsi makanan sehat dan mengikuti gaya hidup sehat. Makanabiz merangkum buah-buahan terbaik untuk menjaga kesehatan paru-paru dan daya tahan tubuh.
Aprikot
Aprikot adalah sumber vitamin C, vitamin E, betakaroten, dan likopen. Semua senyawa ini adalah antioksidan. Aprikot memiliki sifat antialergi, antimikroba, anti-inflamasi, dan antikanker. Tambahkan aprikot dalam salad, smoothies, atau sebagai camilan. Tidak hanya lezat, Aprikot juga pelindung paru-paru.
Berri
Berri-berrian seperti rasberi, kranberi, blackberry stroberi, dan blueberry banyak mengandung asam fenolik, flavonoid, tanin, asam askorbat, dan fitokimia. Zat-zat tersebut membantu mengurangi peradangan, meningkatkan kekebalan, melindungi jantung, dan melawan berbagai jenis kanker. Konsumsi beri bisa dalam bentuk smoothies atau sebagai camilan.
Apel
Konsumsi apel setiap hari dapat menjaga kesehatan paru-paru. Antioksidan dan fitokimia, seperti katekin, asam klorogenat, dan floridzin, pada apel yang membantu mengurangi risiko asma, kanker, peradangan, dan penyakit kardiovaskular. Menurut penelitian, makan apel secara teratur dapat menurunkan risiko asma hingga hampir 30 persen.
Blewah
Blewah kaya vitamin C, yang memiliki potensi untuk melawan radikal bebas. Radikal bebas dapat merusak paru-paru dan menyebabkan penyakit seperti kanker paru-paru. Mereka yang memiliki riwayat asma atau masalah pernapasan lain, disarankan untuk mulai mengonsumsi blewah, jeruk, lemon, dan lain-lain.
Jeruk Bali
Jeruk Bali rendah kalori ini adalah sumber vitamin C, vitamin B6, tiamin, asam folat, dan magnesium. Jeruk bali juga mengandung bioaktif flavon dan naringenin, yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Mengonsumsi setidaknya setengah buah saat sarapan dapat membantu mengeluarkan racun dari tubuh dan mengurangi peradangan pada sistem pernapasan.
Alpukat
Alpukat kaya vitamin E, K, B6, riboflavin, asam pantotenat, dan niacin, serta sarat dengan asam lemak tak jenuh ganda. Vitamin ini memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi, yang bertanggung jawab melawan radikal bebas. Para ilmuwan juga telah menemukan konsumsi alpukat dapat membantu mengurangi radang sendi dan peradangan pada sendi. Konsumsi setengah buah alpukat setiap hari agar tetap sehat.

