Salah Masak Bikin Rasa Hancur, Ini Cara Benar Masak Daging

Setiap bagian karkas daging mempunyai karakter yang berbeda. Demikian juga halnya dengan jenis hewan potongnya seperti apakah sapi dewasa, sapi muda, kerbau, kambing dan hewan potong lainnya. Masing-masing daging  mempunyai serat atau tekstur yang berbeda, makin kasar tekstur atau   jaringan daging maka makin keras.

Kandungan utama dari semua semua daging adalah protein yang berkualitas tinggi serta juga lemak. Dan salah satu sifat protein bila terkena panas atau dingin yang ekstrim akan menggumpal atau terkoagulasi. Disini masalah memasak berasal. Saat terkena perubahan,  serat-serat dan jaringan daging akan mengkerut atau merapat dan sulit ditembusi oleh cairan atau bumbu. Itu artinya,    daging memerlukan waktu pemasakan yang lama.

Untuk mengatasinya, saat hendak memasak daging berbumbu, pastikan daging dan bumbu dimasak secara bersamaan sejak awal, dalam kondisi normal sehingga bumbu bisa meresap masuk ke serat-serat daging yang masih terbuka, sehingga masakan cepat empuk dan rasanya enak.

Begitu juga ketika membuat kaldu atau stock, jerangkan karkas sejak awal bersama air dingin biarkan sampai mendidih. Begitu mendidih angkat dari api, lalu buang air perebus tadi, cuci dengan air yang mengalir, tujuannya untuk membersihkan kotoran dan membuang lemak yang leleh ketika direbus tadi. Masukkan kembali karkas tadi kedalam panci  tambahkan air baru lalu rebus kembali dengan api sedang. Saat  mendidih, kecilkan apinya biar aroma dan ekstrak kaldu keluar dan hasilnya bening atau tidak keruh. #5/30

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *