
Saat cuaca panas, tidak ada yang lebih nikmat selain minum air dingin. Suasana panas seperti mendadak menjadi lebih dingin saat kita meminum air dingin atau air es. Tapi tunggu dulu, tidak semua kondisi direkomendasi untuk mengkonsumsi air dingin. Sebab pada kondisi tertentu, air dingin ini dapat memicu masalah kesehatan yang bahkan dapat menjurus kepada masalah gangguan kesehatan serius. Seperti apa dampak atau bahaya air dingin bagi kita?
Mengganggu Sistem Pencernaan
Air dingin atau minuman yang mengandung es yang konsumsi setelah makan dapat menghambat proses pencernaan. Dan bukan hanya itu, air dingin yang masuk ke lambung dan usus dapat menyebabkan pembuluh darah mengekerut dalam waktu yang sangat cepat. Tentu saja bila hal ini terjadi akan memperlambat proses pencernaan. Maknan tidak dicerna dengan sempurna yang menyebabkan nutrisi yang terkandung dalam makanan akan hilang terbuang atau tidak diserap oleh tubuh
Nutrisi Hilang
Seperti diketahui, suhu tubuh normal manusia adalah 37 derajat celcius. Itulah alasanya mengapa saat kita minum air dingin atau air yang berada dibawah suhu normal, tubuh akan mengeluarkan energy yang lebih banyak untuk meningkatkan kerja agar suhu tubuh kembali normal. Energi yang dikeluarkan atau dihabiskan untuk mencerna makanan dan mineral akan membuat tubuh terus kekurangan nutrisi.

Sakit Tenggorokan
Air dingin dan es yang masuk ke dalam tenggorokan dapat menyebabkan penumpukan atau penggumpalan mukosa atau lapisan khusus pelindung saluran pernafasan. Ketika lapisan memuat banyak aliran darah, saluran pernafasan rentan terpapar berbagai bakteri dan virus yang dapat menyebabkan infeksi. Itulah sebabnya mengapa minum air dingin akan membuka kemungkinan tubuh terkena infeksi tenggorakan.
Anomali Detak Jantung
Studi ilmiah menunjukkan minum air dingin dapat membuat detak jantung mengalami anomaly. Air dingin atau es dapat merangsang secara mendadak syaraf vagus. Syaraf vagus sendiri adalah syarat yang berperan vital dan system syaraf otonom tubuh untuk mengendalikan tindakan tubuh. #4/51

