
Bisa dibilang, Indonesia memiliki hasil laut yang melimpah. Mulai dari ikan-ikan, kepiting, kerang hingga cumi. Restoran seafood seolah enggak pernah kehabisanbahan bakunya. Salah satu hasil laut favorit banyak orang adalah cumi-cumi. Dari banyaknya jenis cumi-cumi, terdapat 5 jenis cumi yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.
Sotong
Bentuknya lebihpipih dan melebar dibandingkan cumi-cumi pada umumnya. Ukurannya juga bisa dibilang lebih besar. Tentakelnya juga lebih pendek. Banyak yang mengira sama,padahal berbeda spesies. Warna dari sotong ini bermacam-macam, yaitu kuning atau cokelat. Biasa diolah menjadi bahan sup, ditumis atau dibakar. Sayangnya, sotong harus dimasak dalam waktu yang lebih lama dibandingkan cumi lainnya. Sotong juga terkenal cukup amis, sehingga membersihkannya harus benar-benar tepat.
Cumi Bangka
Cumi yang banyak dijumpai di daerah Bangka ini, memiliki daging yang berwarna putih cerah. Dagingnya tebal, memiliki sirip yang lebar, dan bagian kulitnya akan terlihat bintik-bintik berwarna merah yang menyebar di seluruh permukaannya. Dibandingkan cumi lainnya, cumi Bangka punya ukuran yang cukup panjang. Panjangnya kira-kira20-25 cm. Cumi ini jadi favorit banyak orang, lantaran dapat diolah menjadi masakan apapun. Mulai dari cumi bakar, sup ataupun ditumis!

Cumi Asin
Sama seperti ikan, cumi juga bisa memiliki rasa yang asin yaitu jenis cumi asin. Ukurannya paling kecil diantara jenis cumi lainnya. Selain itu teksturnya juga kering. Sebenarnya cumi asin ini adalah cumi yang diasinkan dengan garam. Pengasinan ini berfungsi sebagai pengawet alami. Cumi yang biasa digunakan adalah cumi sero atau cumi telur yang ukurannya kecil. Jika kamu mau mengolah cumi ini,sebaiknya jangan terlalu banyak menambahkan garam lagi. Biasanya dijadikans ebagai tumisan dengan bumbu yang minim, karena cuminya sudah asin!
Cumisero
Dibandingkan dengan cumi Bangka, cumi sero memiliki ukuran yang lebih kecil. Panjangnya sekitar 10-15 cm. bentuk cuminya pipih, namun tidak sepipih sotong. Permukaan tubuhnya juga memiliki bintik merah, namun tidak sebanyak cumi Bangka. Cumi jenis ini biasa dijadikan cumi asin kering. Cumi ini bisa dengan mudah kamu dapatkan di pasar ataupun supermarket. Untuk cumi sero ukuran besar, biasanya akan dijadikan tumisan, campuran sup atau digoreng tepung. Lezat!

Cumi Telur
Mirip dengan cumi sero, namun dengan bagian perut yang lebih menggembung. Biasadijual di pasaran dalam berbagai ukuran. Ada yang berukuran besar, ataupunberukuran kecil. Cumi jenis ini yang sering juga dijadikan sebagai cumi asin kering selain cumi sero. Terkadang ketika dimasak, akan dimasukkan bahan-bahan lainnya agar bentuknya semakin menggembung.
Apapun jenis cuminya, kalau sudah jadi masakan lezat, gak akan bisa menolak! Siapa nih disini yang cumi lovers?

