5 makanan Cegah Serangan Jantung, Serangan Senyap yang Mematikan

Serangan jantung dapat menyerang siapa saja dan kapan saja. Serangan jantung adalah keadaan darurat medis. Serangan jantung biasanya terjadi ketika gumpalan darah menghalangi aliran darah ke jantung. Tanpa darah, jaringan kehilangan oksigen dan mati.

Gejalanya berupa rasa sesak atau nyeri di dada, leher, punggung, atau lengan, serta kelelahan, limbung, detak jantung abnormal, dan kecemasan. Wanita lebih cenderung memiliki gejala atipikal dibandingkan pria.Pengobatan berkisar dari perubahan gaya hidup dan rehabilitasi jantung untuk obat, sten, dan operasi bypass.

Makanabiz merangkum beberapa langkah penting untuk menjaga kesehatan jantung sejak dini. Salah satu pencegahan agar tak terkena serangan jantung adalah mengonsumsi makanan yang baik bagi jantung dan pembuluh darah. Ada 5 makanan yang dapat mencegah serangan jantung. Makanan bernutrisi tinggi untuk menjaga kesehatan jantung dan melancarkan pembuluh darah.

Sayuran Hijau
Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, dan sawi kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan. Sayuran hijau ini merupakan sumber vitamin K yang dapat melindungi pembuluh arteri. Sayuran hijau ini juga mengandung nitrat yang mengurangi tekanan darah, mengurangi kekakuan arteri, dan meningkatkan fungsi sel yang melapisi pembuluh darah.

Gandum Utuh
Gandum utuh atau whole grain, kaya akan serat yang dapat mengurangi kolesterol jahat. Kolesterol yang menumpuk merupakan faktor risiko yang dapat memicu serangan jantung. Gandum juga dapat menurunkan tekanan darah sistolik. Faktanya, analisis 45 studi menunjukkan, makan tiga porsi gandum utuh setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 22 persen.

Alpukat
Sumber lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung terdapat dalam Alpukat. Lemak tak jenuh dikaitkan dengan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung yang lebih rendah. Selain itu, alpukat juga kaya akan kalium, nutrisi penting untuk jantung. Konsumsi kalium juga dapat menurunkan tekanan darah yang dikaitkan dengan serangan jantung dan stroke yang lebih rendah.

Ikan Berlemak
Ikan berlemak seperti salmon, kembung, dan sarden kaya akan asam lemak omega 3 yang baik untuk kesehatan jantung. Konsumsi salmon tiga kali seminggu menurunkan tekanan darah sistolik. Fakta lain menunjukkan, konsumsi ikan dalam jangka panjang dikaitkan dengan kolesterol, trigliserida, dan gula darah yang juga lebih rendah. Minyak ikan juga dapat dikonsumsi karena terbukti mengurangi trigliserida darah dan meningkatkan fungsi pembuluh arteri.

Tomat
Sejak lama tomat kaya akan likopen, antioksidan yang mampu melawan inflamasi pada organ jantung. Antioksidan ini dapat mencegah kerusakan oksidatif di jantung dan pembuluh darah. Kadar likopen yang rendah di dalam darah dikaitkan dengan peningkatan risiko serangan jantung dan stroke. Kelima bahan makanan sehat ini harus ada  dalam asupan sehari-hari untuk mencegah jantung. Selain itu lakukan pola hidup sehat seperti rutin berolahraga, tidak merokok dan tidak mengonsumsi alkohol, istirahat yang cukup, dan rutin memeriksa kesehatan.#4/79

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *