Sate Susu Sapi, Kuliner Lezat Spesial Bali

Sebagai salah satu tujuh keajaiban dunia,  Bali dikenal oleh kebanyakan orang dengan keindahan alamnya, mulai dari pegunungan hingga lautan yang begitu indah. Tidak hanya orang Bali asli yang tinggal di sana ternyata ada satu kampung di Bali yang dihuni dan dipadati oleh mayoritas suku Jawa yang dikenal dengan sebutan kampung Jawa.

Kampung Jawa merupakan sebutan kampung di sekitar Masjid Baiturrahmah Denpasar. Disebut demikian karena mayoritas adalah pendatang dari Pulau Jawa. Mayoritas warganya beragama Islam. Bagi orang Bali, terutama umat Hindu, orang Islam biasa dipanggil Nyama Slam, saudara yang beragama Islam. Ketika bulan ramadhan warga kampung Jawa banyak yang menjual sate yaitu sate susu sapi dan kambing bakar. Dengan tekstur daging yang kenyal dan lezat, aroma baunya juga benar-benar menggugah selera.

Sate susu merupakan sebutan untuk kuliner khas Kampung Jawa. Sate ini berbahan baku puting susu sapi yang dibumbui agak pedas, dipotong kotak-kotak dengan lebar sekitar 2 sentimeter, tetapi relatif tipis. Setelah siap semua, tinggal bakar dan sate siap disantap. Satu tusuk sate biasanya ada tiga atau empat kotak potongan puting susu. Ketika mengunyah sate susu, rasanya seperti mengunyah potongan sate atau soto babat. Sate susu teksturnya mirip sate daging dengan warnanya yang putih kemerahan.Cita rasa dan aromanya pun memiliki kekhasan tersendiri, mirip seperti keju.

Sate susu ini menjadi menu andalan buka puasa warga Kampung Jawa, ketika Ramadan banyak penjualnya di pasar takjil di gang samping Masjid Baiturrahmah, gerbang masuk kampung. Untuk pertusuknya dijual dengan harga Rp 2.500 atau Rp 3.000.  

Jadi, saat Anda sedang berada di Bali dan bertepatan dengan Ramadhan, maka tidak ada salahnya Anda ke Kampung Jawa dan menikmati kuliner unik ini. Selain karena nikmat, Sate susu ini dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh selama bulan puasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *