
Bagi orang Indoesia, belum makan jika belum ada rasa pedas pada makananya. Kehadiran sambal, cabai, atau merica dianggap bisa membuat rasa makanan menjadi jauh lebih mantap. Benarkah kegemaran makan pedas ini berbahaya bagi kesehatan ?
Picu maag
Akibat terlalu sering makan pedas, dapat memicu munculnya maag. Penyakit ini muncul akibat peradangan pada bagian mukosa atau lapisan dinding dalam lambung. Selain rasa nyeri pada perut, maag yang sudah akut bisa memicu gejala lain seperti diare, mual dan muntah, demam, dan sakit kepala.

Tukak lambung
Tukak lambung terjadi akibat timbulnya luka pada bagian dinding dalam lambung. Kondisi ini disebabkan oleh terus terkikisnya lapisan lambung. Selain menyebabkan rasa nyeri pada area ulu hati, kita juga akan lebih mudah mengalami mual-mual, kehilangan nafsu makan, dan terus mengalami sensasi perut kembung. Jika tak segera diantisifasi penyakit ini akan menjadi kanker lambung.
Sakit kepala
Meskipun orang yang gemar makan pedas mengaku tidak mengalami gejala ini, dalam realitanya ada sebagian orang yang mengeluhkan sakit kepala setelah makan pedas. Biasanya, kondisi ini terkait dengan masalah maag yang memang menjadi salah satu efek dari makan pedas.
Gangguan tidur
Jika kita makan pedas di malam hari, apalagi di waktu yang terlalu larut, maka hal ini akan mempengaruhi pencernaan dan akhirnya membuat kita tidak bisa tidur. Munculnya maag akibat efek dari makan pedas juga bisa menjadi penyebab susah tidur.

Menurunkan fungsi indera pengecap
Terlalu sering mengonsumsi makanan pedas akan membuat kemampuan indera pengecap atau lidah menurun. Hal ini disebabkan oleh seringnya lidah terkena iritasi dari sensasi pedas dan panas. Kita pun akan merasa kurang mantap jika makanan tidak pedas. Makanan yang tidak pedas pun akan menjadi tidak lagi nikmat.

Tips Sehat Hobi Makan Pedas
Jika kita termasuk dalam orang yang hobi makan pedas namun tidak ingin mengalami dampak seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pakar kesehatan menyarankan kita untuk memperhatikan beberapa hal. Berikut adalah beberapa hal yang perlu kita lakukan.
Perut Kosong
Pakar kesehatan menyebut kebiasaan makan pedas saat perut kosong bisa memicu kenaikan asam lambung. Selain itu, jika kita memiliki riwayat ulkus lambung atau sindrom iritasi usus, maka masalah kesehatan ini bisa saja kambuh atau menjadi semakin parah.
Jangan berlebihan
Meskipun makanan pedas bisa membuat nafsu makan meningkat, sebaiknya kita tidak mengonsumsinya dengan berlebihan karena bisa membuat tekanan pada pencernaan meningkat. Selain itu, semakin banyak makanan yang kita konsumsi, semakin rentan pula kita terkena kenaikan berat badan.
Jangan Makan Pedas Sebelum Tidur
Jika kita makan pedas terlalu malam, maka kandungan capsaicin dari cabai akan membuat suhu tubuh sedikit naik dan memicu peningkatan produksi asam lambung yang mampu membuat kita sulit untuk tidur.

