
Proses pencernaan makanan diawali dengan mengunyah. Secara medis, manusia harus mengunyah hingga 32 kali pada setiap suapannya. Namun gaya hidup yang serba cepat dan terburu-buru membuat, mengunyah selama itu tidak memungkinkan untuk dilakukan. Padahal jika saran kunyahan ini dilakuan banyak manfaat kesehatan yang dapat diperoleh. Apa saja manfaat makan secara perlahan? Simak ulasan makanabiz berikut ini.
Menurunkan Berat Badan
Ternyata selain olahraga diet seperti renang, lompat tali dan renang menurunkan berat badan juga dapat dilakukan dengan mengunyah makanan secara perlahan. Sebab, mengunyah dalam kecepatan rendah memberikan kesempatan mengirimkan sinyal pada otak tentang kondisi perut, terutama pada informasi kenyang tidaknya. Bila sudah begitu berat badan akan turun secara cepat dan efektif.
Lancarkan Pencernaan
Makan perlahan akan membuat produksi air liur dimulut bertambah besar. Air liur inilah yang berfungsi mengirimkan enzim memecah partikel makanan. Selain itu air liur juga bertugas menyemprotkan zat anti bakteri pada makanan yang sedang dikunyah. Saat makan secara perlahan, semua proses itu akan membuat percernaan lebih sehat.

Cegah Bau Mulut
Makan secara perlahan dapat membantu mencegah terbentuknya plak dan bau mulut. Plak dapat dinetralkan oleh produksi air liur yang berlimpah. Air liur memiliki kandungan hydrogen karbonat yang mampu membunuh bakteri yang berbahaya serta dapat membersihkan sisa makanan di sekitar gigi.
Cegah Resistensi Insulin
Makan yang terlalu cepat dan tergesa-gesa dapat menimbulkan resistensi insulin. Resistensi insulin adalah kondisi sel-sel tubuh tidak mampu menyerap gula darah secara benar karena terganggunya respon dari sel tubuh pada insulin. Ini adalah kondisi awal dari penyakit diabetes dan penyakit jantung. Tak hanya itu, makan cepat dapat memicu munculnya sindrom metabolic. Sindrom yang merupakan kombinasi berbagai macam gejala penyakit seperti obesitas, kolesterol, darah tinggi, dan resistensi insulin.

