
Daging memang lezat, namun memiliki kelemahan, kadang seratnya besar hingga alot saat dikonsumsi. Tapi dengan trik sederhana, daging sapi dan kambing akan jadi empuk secara alamiah. Berikut ini 5 bahan pengempuk daging yang mudah untuk dipraktikkan.

Daun Pepaya
Saat mendapat daging, segera bungkus dengan daun pepaya. Daun pepaya dapat mengempukkan daging. Getah daun pepaya mengandung zat papain yang dapat membantu daging jadi cepat empuk. Zat papain dapat memecah protein pada daging, inilah yang membuat daging jadi empuk saat dibungkus daun pepaya. Daun pepaya tidak usah direbus tapi hanya dipakai untuk bungkus saja.

Nanas
Nanas kaya akan kandungan bromelian, yakni enzim protease yang kerap dipakai untuk mengempukkan daging. Caranya sangat mudah, potong nanas dalam ukuran kecil, kemudian masukkan potongan nanas pada marinasi daging, diamkan untuk beberapa saat sebelum daging dimasak.

Jahe
Jahe dapat dipakai sebagai pengempuk daging karena mengandung enzim proteolitik yang dapat memutuskan ikatan protein pada daging. Cara pemakaiannya juga sangat mudah, haluskan atau parut jahe kemudian oleskan secara merata pada daging. Diamkan selama 30 menit, daging akan jadi empuk.

Soda Kue
Soda kue mengandung zat yang dapat menghancurkan serat daging, inilah yang menjadi penyebab mengapa daging menjadi renyah dan tidak alot. caranya, encerkan satu sendok teh soda kue ke dalam air. Kemudian larutan soda kue ini campurkan pada daging yang telah diiris-iris, aduk hingga merata diamkan selama 3 hingga 4 jam.

Jeruk Nipis
Kandungan Asam pada jeruk dapat melunakkan serat daging. Caranya sangat mudah, baluri daging dengan perasan jeruk nipis seluruh permukaan daging. Tapi jangan terlalu lama, karena larutan jeruk nipis ini dapat merusak cita rasa daging. Selamat mencoba

