
Sudah bukan rahasia lagi, mie adalah makanan favorit orang Indonesia setelah nasi. Kepopuleran ini membuat mie diproduksi demikian masif. Sayangnya banyak mie yang diproduksi tanpa bahan yang jelas. Dan karena diproduksi masal sudah pasti ditambahkan aneka bahan pengawet makanan. Padahal buat mie sendiri itu sangat mudah dan hampir semua orang bisa melakukannya. Bikin mie sendiri itu gampang, cuma butuh sabar di bagian nguleni sama gilingnya. Ini resep dasar yang paling anti gagal buat di rumah, bisa tanpa mesin juga. Ini tipe yang dipakai buat mie ayam, mie goreng, mie kuah, berikut resepnya :
Bahan
– Tepung terigu protein tinggi:** 500gr, contoh Cakra Kembar. Protein tinggi bikin kenyal
– Telur 3 butir ukuran besar
– Garam: 1 sdt
– Minyak sayur, 1 sdm
– Air, 50-80ml, pakai sedikit-sedikit saja
– Opsional biar lebih kenyal, 1 sdt air abu / air kansui atau 1/2 sdt baking soda. Kalau tidak ada, skip saja tetap jadi
Alat:
Talenan lebar, rolling pin / botol kaca, pisau tajam. Kalau punya gilingan mie / pasta maker, jauh lebih enak.
Langkahnya:
Buat adonan
Campur tepung dan garam di baskom. Buat lubang di tengah, masukkan telur dan minyak. Aduk pakai garpu dari tengah, pelan-pelan tepungnya ikut masuk.
Tambahkan air sedikit demi sedikit. Jangan dituang semua. Berhenti kalau adonan sudah bisa berkumpul, agak keras dan bergerindil. Adonan mie memang tidak lembek seperti donat.

Uleni sampai kalis
Pindahkan ke meja. Uleni pakai tenaga, tekan pakai telapak tangan sekitar 10-15 menit sampai permukaannya halus dan tidak mudah robek. Kalau capek, istirahatkan 5 menit lalu lanjut lagi.
Bulatkan, bungkus plastik wrap / kain basah, diamkan 30 menit. Ini penting biar gluten rileks dan gampang digiling.
Giling tipis
Bagi adonan jadi 4 bagian. Ambil 1 bagian, pipihkan.
Pakai mesin: giling dari nomor paling tebal 3-4 kali, lipat, giling lagi. Turunkan nomor satu per satu sampai ketebalan yang kamu mau, biasanya nomor 4-5 untuk mie ayam.
Tanpa mesin: taburi meja dengan tepung tapioka yang banyak. Roll pakai rolling pin sekuat tenaga sampai tipis transparan, sekitar 1-2mm. Harus sabar di sini.
Taburi kedua sisi lembaran mie dengan tepung tapioka / maizena yang banyak biar tidak lengket.
Potong
Lipat lembaran seperti amplop, atau gulung longgar. Iris dengan pisau tajam sesuai selera. Mau kecil 2mm untuk mie halus, atau 4-5mm untuk mie lebar.
Setelah dipotong, langsung urai dan taburi lagi dengan tapioka sambil diangkat-angkat.
Rebus
Didihkan air yang banyak, kasih 1 sdt minyak. Masukkan mie, rebus 1,5 – 3 menit saja tergantung tebal. Jangan kelamaan. Angkat, tiriskan, siram air matang biasa kalau mau langsung dimasak lagi jadi mie goreng.
Tips & Triks
Jangan kebanyakan air. Adonan mie yang bagus itu berat dan keras di awal. Kalau kelembekan, hasilnya lembek bukan kenyal.
Kunci kenyal: telur bebek 1 butir campur 2 telur ayam, hasilnya warna lebih kuning dan lebih chewy.
Anti lengket: selalu pakai tepung tapioka, bukan terigu, untuk taburan. Terigu bikin mie jadi gumpal.
Penyimpanan: mie mentah yang sudah dipotong bisa tahan 1 hari di kulkas bawah, 2 minggu di freezer. Kalau mau di-freezer, bagi per porsi, bentuk sarang, masukkan wadah tertutup. #4/34

