Ngeriii,,,,, Jarang Diketahui Orang, Ini Bahaya Kertas Bungkus Nasi

Kertas pembukus nasi sebenarnya adalah sebuah solusi praktis dalam dunia kuliner. Kertas nasi ini ringan, murah, tahan minyak dan mudah untuk dipakai sebagai kemasan makanan. Sudah dua dekade lebih, kertas bungkus ini menjadi andalan para pedagang makanan. Namun benarkan kertas nasi berwarna coklat ini aman dipakai sebagai bungkus makanan?

Faktanya  kertas pembungkus makanan  mengandung berbagai zat-zat kimia yang tidak boleh dikonsumsi oleh manusia.  Hal ini  sudah dibuktikan lewat sebuah  penelitian   Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI).  LIPI menyatakan  kandungan bakteri dalam kertas pembungkus makanan tersebut sebanyak 1,5 juta koloni/gram. Data tersebut memang tidak berlebihan, karena  sebelum kertas pembukus nasi  tersebut diproses ke dalam pabrik, bahan bakunya telah terpapar terik matahari, debu, kotoran yang terbawa  air hujan.

Beberapa sumber lain menyebutkan  ada kemungkinan kertas coklat tersebut  dibuat dari bahan daur ulang yang sudah tercemar dan bisa juga mengandung perekat, tinta cetak,  lilin serta bahan-bahan kimia berbahaya lainnya. Sungguh mengerikan jika semua bahan-bahan kimia berbahya itu ikut larut dalam makanan dan masuk ke dalam tubuh manusia.

Kondisi ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Dampak jangka panjang bagi tubuh yang terpapar bahan-bahan kimia tersebut akan memicu berkembang aneka penyakit akut. Memang kemunculan penyakit ini sangat bergantung pada  sistem kekebalan tubuh masing-masing. Bahan-bahan kimia yang terkandung dalam kertas pembukus makanan itu dapat menimbulkan  kanker, kerusakan pada organ hati,   kelenjar getah bening, asma dan lain sebagainya.

Ada baiknya saat membeli makanan, kita membawa wadah sendiri yang terbuat dari bahan yang aman untuk makanan (food grade). Atau jika sangat terpaksa membeli makanan dengan kertas pembungkus, segera pindahkan makanan pada piring setelah membelinya dari pedagang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *