
Ada tantangan tersendiri saat mengolah lobster. Karena saat dibeli lobters dalam keadaan hidup maka kita perlu berhati-hati dengan capitnya saat hendak mengolahnya. Secara prinsip, mengolah lobster air tawar dengan air laut adalah sama, karena secara fisik keduanya tidak terlelu berbeda.

Cara yang paling sering dipakai adalah, meletakkan lobster di talenan dengan posisi telungkup. Pastikan capit lobster tidak mengarah kepada anda, atau jauhkan dari jari jemari Anda. Tusukan ujung pisau di celah antara kepala dan tubuh, arahkan ke kepala. Jangan kaget, karena meski sudah mati, lobster kadang masih sedikit bergerak dalam beberapa menit. Setelah itu bersihkan dari kotoran dan segera memasaknya.

Cara Kedua adalah dengan merebus lobster hidup dalam air mendidih. Metode ini sangat mudah dan aman terhindar dari resiko capitan. Biarkan sampai kulit lobster berubah warna menjadi merah terang. Segera angkat kemudian masukkan ke dalam air air es untuk menghentikan proses pematangan lobster.
Membersihkan
Setelah lobster mati langkah berikutnya membersihkan ekor lobster. Bersihkan kotoran yang menempel di kulit atau cangkang lobster dengan menggunakan air bersih. Kemudian satu tangan memegang lobster sementara tangan yang lain memutar bagian ekor. Putar sampai ekor terlepas dari bagian badannya. Setelah melakukan itu akan muncul darah berwarna kehijauan, buang cairan tersebut.

Selain cairan, di ekor ada bagian yang berwarna hitam yang merupakan pencernaan lobster, ambil dan buang. Jika menemukan lobster betina, Anda akan menemukan telur, jangan buang ini karena rasanya enak. Setelah bersih tinggal bagaimana pilihan Anda mengolah lobster, apakah mengolahnya utuh atau perbagian bagian. Anda bisa memotong motong capit, antena dan kaki kaki lobster dengan memutarnya.

