
Ubur-ubur merupakan salah satu bahan kuliner populer dalam hidangan Asia Barat Laut dan Asia Tenggara. Meski ubur-ubur terkenal memiliki sengatan beracun, beberapa spesies ubur-ubur terbukti aman dikonsumsi dan menawarkan tekstur garing serta kenyal yang khas. Hidangan ini bahkan seperti menjadi menu wajib di hotel, resto serta jamuan makan kelas dunia.
Jenis Ubur-Ubur yang Aman Dikonsumsi
Hanya ubur-ubur dari ordo tertentu (seperti Rhizostomae) yang aman diproses sebagai bahan makanan:
- Rhopilema esculentum (Ubur-ubur Merah/Susu): Jenis yang paling populer dan aman dikonsumsi di wilayah Asia.
- Stomolophus meleagris (Ubur-ubur Bola Meriam): Banyak diolah secara komersial setelah bagian racunnya dihilangkan.
- Aurelia aurita (Ubur-ubur Bulan): Memiliki tubuh transparan dengan kandungan air tinggi dan aman untuk dimasak.

Cara Mengolah Ubur-Ubur Agar Aman dan Lezat
Mengingat ubur-ubur cepat membusuk dan mengandung racun pada tentakelnya, proses pembersihannya memerlukan tahapan khusus:
Pembersihan Awal:
Pisahkan bagian tudung (bell/capping) dari tentakel dan organ dalamnya.
Cuci bersih menggunakan air laut atau air mengalir untuk membuang racun, racun sengat, serta lendir luar.
Penggaraman (Dehidrasi):
Baluri ubur-ubur menggunakan campuran garam kasar dan tawas kalium. Tawas berfungsi mengencangkan tekstur ubur-ubur agar renyah, sementara garam menarik keluar kadar airnya.
Diamkan dan bilas secara berulang hingga kadar air menyusut. (Catatan: Di pasaran, ubur-ubur biasanya dijual dalam bentuk sudah diasinkan/didehidrasi).
Penyiraman dan Perebusan Singkat:
Rendam ubur-ubur asin dalam air dingin selama beberapa jam (ganti air berkali-kali) untuk menghilangkan kadar garam berlebih dan bau amis.
Potong-potong tipis, lalu celupkan (blanch) ke dalam air mendidih selama 10–15 detik saja. Jangan terlalu lama agar teksturnya tidak alot atau hancur.
Sajikan:
Tiriskan dan langsung rendam dalam air es agar teksturnya menjadi kenyal dan renyah.
Ubur-ubur siap dicampur ke dalam salad dingin khas Tiongkok (Jellyfish Salad) dengan bumbu minyak wijen, kecap asin, cuka, dan irisan mentimun.#4/62

