
Selain lezat, daging sapi memiliki manfaat kesehatan yang sangat besar. Diantaranya kaya akan protein hewani dan zat besi. Kandungan gizi yang ada di dalamnya dapat membantu memperbaiki sel tubuh yang rusak, meningkatkan fungsi otak, serta mengikat oksigen untuk membantu proses metabolisme.
Tulisan bersambung makanabiz.com ini akan sedikit membuka khazanah kuliner terkait daging yang memiliki hubungan penting dengan dunia kuliner di Nusantara

Sandung Lamur (Brisket)
Sandung lamur berada pada pangkal, dada, dan ketiak sapi. Memiliki banyak lemak yang tidak mudah lumer saat dimasak. Perpaduan daging dengan lemak pada potongannya sangat cocok untuk diolah dalam aneka hidangan rebus-rebusan seperti sop atau soto. Di pasar tradisional, sandung lamur ini dikenal sebagai daging rawonan.

Sengkel (Shank)
Terletak pada bagian betis sapi yang memiliki banyak urat. Daging sengkel adalah bahan utama dalam pembuatan jenis bakso urat. Banyak mengandung kolagen membuat sengkel cocok untuk diolah menjadi sajian kaldu yang gurih.
Iga (Rib)
Bagian ini terdapat pada bagian rusuk atau iga sapi. Daging iga memiliki rasa yang gurih karena banyak mengandung lemak. Daging iga sangat mudah dikenali karena biasanya dipotong bersamaan tulang rusuknya. Iga termasuk bagian favorit untuk steak sop konro atau iga bakar.
Selain juga beberapa bagian lainnya yang kerap dipergunakan untuk ragam olahan masakan Nusantara. Diantaranya adalah buntut sapi (ox tail), kikil, lamosir (cube roll), kepala, jeroan (hati, usus, limpa, babat, paru, otak), kulit, tulang sumsum, tetelan, dan lidah. Sangat penting untuk memilih bagian-bagian sapi beserta pengolahan yang tepat agar dapat menghasilkan sajian yang lezat. #4/77

